DAU Earmak Pengaruhi Penyerapan Anggaran Tahun 2023

HomeParlemenSintang

DAU Earmak Pengaruhi Penyerapan Anggaran Tahun 2023

Sintang, RB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran tahun 2023 menjadi lebih lambat karena

Fraksi Hanura Dan PAN Dorong Penanganan Lahan Eks PT Jake Dan CKS
Kompak Membangun Sintang
Ketua Dewan Minta Kades Serap dan Akomodir Aspirasi Masyarakat Desa

Sintang, RB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, mengungkapkan bahwa penyerapan anggaran tahun 2023 menjadi lebih lambat karena dipengaruhi oleh kebijakan DAU Eamark.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny kepada sejumlah awak media, usai memimpin rapat paripurna ke-17, Masa PersidanagnKe-III tahun 2023. pada hari Jumat, 17 November 2023 Siang, di Ruan Rapat utama, kantor DPRD Sintang. Jalan M Saat, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

“Terkait dengan penyerapan anggaran tahun 2023 kenapa terlambat karena memang adanya aturan DAU Earmak yang diterapkan oleh kementerian tahun 2023,” unkap Ronny kepada sejumlah awak media.

 

Ronny menjelaskan, DAU Earmak mewajiban sejumlah anggran harus di alokasikan kepada instansi   Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu. “Aturan tersebut yang mengatur seperti kita ketahui lah, sekian besaran harus di dinas pendidikan, sekian besaran harus di PU dan perkim, sekian besarannya harus di kesehatan,” jelas Florensius Ronny.

 

Namun demikian, Ronny memaklumi kelambatan penyerapan APBD tersebut, karena dijelaskan politikus dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut, kelambatan penyerapan tersebut akibat adanya aturan DAU Earmark yang baru bisa disesuaikan pada bulan Mei 2023.  “tapi kita juga endak menyalahkan sepihak karena ada nya aturan yang kemarin sudah ku sampaikan, DAU Earmark yang harus kita sesuaikan dan pada saat itu kita baru bisa menyesuaikan pada bulan Mei 2023”, Jelas Ronny.

 

Namun demikian, Ronny menyampaikan bahwa DPRD bersama dengan badan anggaran juga sudah membahas masalah ini dengan TAPD.

 

“Perlu diketahui teman teman di TAPD dan OPD masing-masing telah meyakinkan kita pada rapat kerja bahwa untuk serapan anggaran Kabupaten Sintang 2023 dipastikan semuanya aman, memang agak terlambat tetapi aman,” Jelas Ronny.

 

Sebagaimana diketahui, memasuki akhir tahun masih banyak anggaran yang belum terserap, salah satunya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang yang baru terserap sekitar 60 persen.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0