SINTANG, RB – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kusnidar, menghadiri kegiatan penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang berlangsung di Desa Masuka, Kecamatan Sintang, Rabu (11/3/2026).
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program terpadu yang melibatkan berbagai unsur tersebut.
Program TMMD merupakan salah satu upaya sinergis antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan ini, berbagai pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya dilakukan, disertai dengan kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kegiatan tersebut, Kusnidar menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD berlangsung. Ia menilai kolaborasi yang kuat menjadi faktor utama keberhasilan program dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang telah berjalan dengan baik. Program ini menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih efektif jika dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak,” ujar Kusnidar.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor dalam TMMD mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Kusnidar menilai bahwa manfaat TMMD tidak hanya dirasakan dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah, termasuk dalam menghadapi potensi bencana. Infrastruktur yang lebih baik dinilai akan mempermudah akses dan mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat.
“Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya sangat penting, tidak hanya untuk mendukung aktivitas masyarakat, tetapi juga untuk memudahkan mobilisasi saat penanganan bencana,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program TMMD turut menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat, yang menjadi nilai penting dalam kehidupan sosial di daerah.
“Kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana,” tambahnya.
Kusnidar berharap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui TMMD ke-127 dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Desa Masuka, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, seluruh hasil pembangunan ini dapat dirawat bersama agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya.











