SINTANG, RB – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Kusnidar, menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Perencanaan Kebencanaan yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan ini digelar guna memperkuat sinergi antar daerah sekaligus menyusun perencanaan kebencanaan yang lebih terstruktur dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang ada di wilayah Kalimantan Barat.
Rapat diikuti oleh perwakilan pemerintah kabupaten/kota, instansi teknis, serta lembaga yang memiliki peran dalam mitigasi dan penanggulangan bencana. Forum ini menjadi sarana strategis untuk merumuskan rencana yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan.
Kusnidar menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar penanggulangan bencana dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki beberapa potensi bencana, termasuk banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan, sehingga kesiapan dan strategi yang matang sangat diperlukan.
“Perencanaan kebencanaan yang solid harus didukung data yang akurat, pemetaan wilayah rawan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan,” kata Kusnidar.
Ia menambahkan bahwa dengan perencanaan yang baik, masing-masing kabupaten/kota dapat merumuskan langkah penanganan yang akurat, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan pascabencana. Strategi ini diharapkan mampu mengurangi risiko bencana sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Kalimantan Barat dan kabupaten/kota di provinsi itu untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi bencana secara terpadu dan terencana.











