SINTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang, Yustinus J, kembali menekankan pentingnya peningkatan literasi teknologi bagi para guru di tengah pesatnya perkembangan digital. Ia mendorong seluruh tenaga pendidik untuk terus mengasah kemampuan dalam memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan berbagai perangkat digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia pendidikan.
Menurut Yustinus, langkah ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menjaga agar kompetensi guru tetap relevan dengan era digital yang terus berkembang. “Guru saat ini tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menggunakan teknologi sebagai alat utama dalam proses pembelajaran,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Ia menekankan bahwa peserta didik generasi sekarang lebih familiar dengan dunia digital, sehingga guru perlu selangkah lebih maju agar bisa memimpin proses belajar secara efektif. Penguasaan teknologi, kata Yustinus, tidak hanya soal penggunaan perangkat atau aplikasi, tetapi juga kemampuan menciptakan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai karakter generasi digital.
“Guru yang terampil memanfaatkan teknologi dapat menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik, kreatif, dan inspiratif,” tambahnya.
Untuk itu, Disdikbud Sintang telah menyiapkan berbagai program pelatihan berkala bagi guru. Materi pelatihan mencakup literasi digital, penggunaan AI dalam pembelajaran, serta pemanfaatan platform pendidikan berbasis teknologi. Tujuannya agar guru tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga mampu memandu siswa dalam memanfaatkan teknologi secara tepat dan produktif.
Yustinus juga menekankan peran guru dalam membentuk karakter dan keterampilan peserta didik. “Penguasaan AI dan literasi digital menjadi modal penting agar pendidikan di Sintang tetap relevan. Guru yang adaptif akan mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.
(Rilis Kominfo)











