SINTANG – Anggota DPRD Sintang, Kusnadi menyampaikan harapannya terhadap perusahaan sawit yang berinvestasi di Kabupaten Sintang. Seperti dikethui perusahaan sawit yang berinveatsi di Bumi Senentang sangat banyak, bahkan jumlahnya lebih dari 40 perusahaan.
“Saya sangat berharap perusahaan perkebunan sawit berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang. Mengingat, jika pembangunan infrastruktur hanya mengandalkan anggaran daerah, tentu tidak akan mampu. Apalagi anggaran Sintang terbatas. Sementara wilayah Kabupaten Sintang yang harus dibangun sangat luas.Makanya perlu sinergi dalam pembangunan. Termasuk sinergi dengan perusahaan perkebunan yang berinvestasi di Kabupaten Sintang. Membangun itu tidak bisa sendiri, perlu kolaborasi, baik itu pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, swasta dan pihak terkait lainnya. Ini yang sangat kita harapkan,” ujar Kusnadi ketika ditemui wartawan belum lama ini.
Salah satu cara perusahaan berkontribusi dalam pembangunan daerah, misalnya merawat jalan di daerahh tempat mereka beriinvestasi. Kemudian menyalurkan CSR untuk pembangunan infrastruktur. Contohnya ada perusahaan perkebunan kelapa sawit yang membangun jembatan rangka baja di Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk. Jembatan itu sangat membantu masyarakat.
“Jembatan tersebut dibangun oleh salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sintang. Jembatan tersebut dibangun melalui program Corporate Social Responsibility atau CSR dengan anggaran miliaran rupiah. Pembangunan jembatan rangka baja di Sungai Sepauk tepatnya di Desa Sekubang tentu harus diapresiasi, mengingat anggarannya menggunakan CSR perkebunan kelapa sawit. Inilah contoh jika CSR digunakan dengan benar sangat membantu masyarakat. Dengan adanya jembatan rangka baja, mobilitas masyarakat makin lancar,” ujarnya.











