Radarnya Borneo

DPRD Sintang Minta Pemerintah Perhatikan Kondisi Tugu Burung Garuda di Ketungau Hulu

SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Mardiyansyah, meminta perhatian serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terhadap kondisi Tugu Burung Garuda yang berada di wilayah Ketungau Hulu. Ia menilai, sebagai kawasan yang berbatasan langsung dan menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keberadaan tugu tersebut seharusnya mendapatkan perawatan yang memadai.

Menurut Mardiyansyah, kondisi Tugu Burung Garuda saat ini dinilai kurang terawat dan memprihatinkan. Padahal, tugu tersebut memiliki nilai simbolis yang sangat penting sebagai representasi kedaulatan negara di wilayah perbatasan. Ia menegaskan bahwa simbol negara tidak seharusnya dibiarkan dalam kondisi terbengkalai tanpa perhatian yang serius.

“Sebagai beranda terdepan NKRI, sudah sepatutnya fasilitas dan simbol negara seperti Tugu Burung Garuda di Ketungau Hulu mendapatkan perhatian yang lebih serius, baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti belum terealisasinya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Desa Jasa yang hingga saat ini belum menunjukkan progres signifikan. Menurutnya, keberadaan PLBN sangat penting untuk mendukung aktivitas lintas batas masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.

Mardiyansyah menilai, lambannya pembangunan PLBN serta minimnya perhatian terhadap perawatan Tugu Burung Garuda dapat menimbulkan kesan kurangnya kehadiran negara di wilayah perbatasan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi semangat nasionalisme masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, baik dalam bentuk perbaikan maupun pemeliharaan Tugu Burung Garuda, serta mempercepat pembangunan PLBN di Desa Jasa. Menurutnya, kedua hal tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas nasional dan menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta menjaga dan merawat fasilitas negara yang ada di daerah perbatasan. Dengan adanya perhatian yang lebih serius, diharapkan wilayah perbatasan di Kabupaten Sintang dapat berkembang lebih baik, sekaligus mencerminkan wajah Indonesia yang berdaulat, kuat, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *