SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan, kembali menyoroti kondisi jalan di wilayah Kecamatan Tempunak yang masih mengalami kerusakan di sejumlah titik. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalur penghubung dari Begandung menuju Merti Jaya hingga Gurung Mali Jaya Mentari.
Menurut Vaulinus, kerusakan paling parah terjadi di antara Begandung dan Merti Jaya serta wilayah Mansik. Sementara itu, untuk ruas dari Mansik ke atas, kondisi jalan relatif lebih baik dan masih dapat dilalui, meski terdapat beberapa titik yang perlu penanganan lebih lanjut.
“Secara umum masih bisa dilewati, tapi memang ada bagian-bagian tertentu yang sudah tidak layak dan butuh perbaikan segera,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.
Politisi dari Daerah Pemilihan 6 itu menyebut bahwa proyek perbaikan jalan sudah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah untuk tahun 2025. Hanya saja, keterlambatan pelaksanaan disebabkan oleh faktor teknis, khususnya keterbatasan alat berat yang masih digunakan di proyek lain.
“Bukan karena tidak ada perhatian, tapi karena alat berat dari UPJJ masih menyelesaikan pekerjaan di jalur SKPH. Begitu alat selesai di sana, langsung digerakkan ke sini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa proses pembangunan memerlukan waktu dan perencanaan yang matang. Dengan sumber daya yang terbatas, semua pekerjaan harus dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan jalan ini sudah dipastikan dikerjakan. Kita hanya menunggu giliran alat bisa masuk,” tegas Vaulinus.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar jalan yang saat ini digunakan untuk akses ke daerah hulu Tempunak, terutama jalur SKPC, tetap dirawat meskipun hanya mengalami kerusakan di beberapa bagian.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa persoalan ini sedang ditangani. Kita tidak tinggal diam, dan semua pihak harus sabar menunggu prosesnya,” tutupnya.











