Radarnya Borneo

Kusnidar: Upacara 1 Juni Jadi Momentum Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila

SINTANG – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mematangkan persiapan untuk menggelar upacara bendera pada Minggu, 1 Juni 2025.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Kusnidar, menyampaikan bahwa berbagai persiapan kini sudah hampir rampung.

“Rapat koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk memastikan pelaksanaan upacara berjalan sesuai rencana dan berlangsung secara khidmat dan tertib,” ujar Kusnidar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp media ini, pada Selasa, 27 Mei 2025.

Upacara tersebut akan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, termasuk aparatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, dan mahasiswa. Bupati Sintang direncanakan menjadi Inspektur Upacara dalam momen nasional ini.

Pelaksanaan upacara akan mengikuti petunjuk teknis (juknis) resmi dari pemerintah pusat, sebagai bentuk penghormatan terhadap tata cara kenegaraan yang berlaku. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah keikutsertaan kembali Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2024.

Para anggota Paskibraka tersebut kini sedang menjalani pelatihan intensif selama empat hari, yang juga menjadi bagian dari proses pengukuhan mereka sebagai Purna Paskibraka sekaligus Duta Pancasila.

Kusnidar menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momen penting untuk memperkuat penghayatan nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat.

“Upacara ini adalah bentuk penghormatan terhadap dasar negara kita. Lebih dari itu, ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia berharap partisipasi luas masyarakat dalam kegiatan ini dapat memperkuat semangat kebangsaan dan cinta tanah air, khususnya di kalangan generasi muda.

Dengan persiapan yang matang dan pelibatan lintas sektor, Pemkab Sintang menargetkan pelaksanaan upacara yang tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga menggugah semangat nasionalisme dan memperkuat solidaritas sosial.

Pemerintah berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini bisa menjadi ajang refleksi sekaligus inspirasi untuk terus menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika zaman.

(Rilis Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *