SINTANG – Meski kerap dibubarkan oleh satuan lantas polres sintang bahkan oleh masyarakat, aksi balap liar di sejumlah ruas jalan dalam kota sintang masih terjadi. Yang terbaru, balap liar dilakukan remaja di kawasan tugu bank indonesia atau Tugu BI Sintang.
Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono mengaku prihatin dengan banyaknya remaja yang melakukan balap liar di kota sintang. Mengingat aksi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan pelaku balap liar maupun warga yang melintas.
“Kita prihatin ya masih banyak aksi balap liar di jalan raya. Masalahnya pelaku balap liar adalah para remaja yang seharusnya di rumah pada malam hari. bukan malah berkeliaran bahkan melakukan kegiatan negatif dengan melakukan balap liar,” ungkap Senen Maryono pada media ini, belum lama ini.
Tak hanya itu saja, kata senen maryono, aksi balap liar tak hanya membahayakan saja, tapi juga sudah pada tahap membuat masyarakat resah. “Banyak masyarakat yang resah dengan aksi balap liar ini. Apalagi pelaku balap liar ini sebagian besar menggunakan knalpot brong yang dilarang. Sudahlah bikin bising masyarakat yang mendengar knalpot brong yang bising, ditambah lagi aksi itu melanggar aturan,” sambung politisi partai amanat nasional (PAN) kabupaten sintang ini.
Oleh karena itu, senen maryono menyatakan bahwa dirinya sangat mendukung tindakan tegas dari pihak kepolisian terhadap pelaku balap liar. Ia juga berharap polisi rutin melaksanakan patroli di titik – titik yang sering menjadi lokasi balap liar.











