SINTANG, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena anak-anak muda yang kerap menghabiskan waktu di warung kopi (warkop) hingga larut malam. Ia menilai kebiasaan tersebut berpotensi membawa dampak negatif terhadap berbagai aspek kehidupan generasi muda, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga moral.
Menurutnya, aktivitas nongkrong sebenarnya tidak sepenuhnya salah jika dilakukan dalam batas wajar. Namun, jika berlangsung hingga larut malam dan menjadi kebiasaan rutin, hal tersebut dapat mengganggu waktu istirahat, menurunkan konsentrasi belajar, serta memengaruhi pola hidup sehat.
“Kebiasaan nongkrong sampai larut malam ini perlu menjadi perhatian bersama. Jika tidak dikontrol, bisa berdampak pada pendidikan dan kesehatan generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa banyak remaja yang seharusnya memanfaatkan waktu untuk belajar, beristirahat, atau melakukan kegiatan produktif, justru lebih memilih menghabiskan waktu di luar rumah tanpa aktivitas yang jelas. Kondisi ini, menurutnya, dapat memicu berbagai masalah sosial jika tidak segera ditangani.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas anak-anak. Orang tua diharapkan lebih aktif dalam memberikan arahan, membangun komunikasi yang baik, serta mengontrol waktu dan pergaulan anak-anak mereka.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan remaja. Lingkungan sosial yang sehat akan membantu generasi muda terhindar dari kebiasaan negatif dan lebih terdorong untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.
Ia juga mendorong pemerintah daerah serta pihak terkait untuk menyediakan lebih banyak kegiatan positif bagi remaja, seperti olahraga, seni, pelatihan keterampilan, maupun kegiatan kepemudaan lainnya. Dengan adanya wadah tersebut, remaja diharapkan dapat menyalurkan energi dan kreativitas mereka secara lebih produktif.
“Remaja harus diarahkan pada kegiatan yang positif agar mereka bisa berkembang dengan baik dan memiliki masa depan yang cerah,” tambahnya.
Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam membina generasi muda di Kabupaten Sintang. Dengan perhatian dan pengawasan yang tepat, diharapkan kebiasaan negatif dapat diminimalisir, sehingga generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.











