Radarnya Borneo

Keuangan Daerah Stabil, Kusnadi Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

Kusnadi

SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, menyampaikan pandangannya terkait kondisi fiskal daerah yang dinilainya dalam situasi cukup stabil.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran secara hati-hati dan strategis agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil.

“Secara umum kondisi keuangan daerah masih aman. Tapi kita tetap harus bijak dalam menyusun prioritas karena banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, sementara kemampuan anggaran kita masih terbatas,” ujar Kusnadi, anggota legislatif dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Menurutnya, meskipun tidak ada tekanan berat terhadap keuangan daerah saat ini, bukan berarti semua usulan pembangunan bisa langsung dilaksanakan. Oleh sebab itu, setiap program harus direncanakan secara selektif berdasarkan urgensi dan manfaatnya di lapangan.

Ia mencontohkan, dalam alokasi dana pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya, fokus diarahkan pada pembangunan jalan lingkungan, bantuan hibah untuk tempat ibadah, serta peningkatan fasilitas tempat tinggal bagi para guru.

“Anggaran kita distribusikan sesuai prioritas. Tidak bisa semuanya dikerjakan sekaligus dalam satu tahun anggaran. Sebagian usulan ditampung untuk dimasukkan ke dalam rencana pembangunan jangka menengah,” tambah Kusnadi.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan Jembatan Sungai Butu yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sepauk. Meski pembangunan tersebut telah masuk dalam agenda pemerintah daerah, namun realisasi fisik berupa jembatan permanen masih terkendala keterbatasan anggaran.

Kusnadi mendorong agar stabilitas keuangan saat ini dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam pembangunan infrastruktur dasar, seperti jembatan tipe bailey dan fasilitas layanan kesehatan di desa.

“Justru saat keuangan daerah dalam keadaan baik, itu waktu yang tepat untuk menyusun perencanaan pembangunan jangka panjang yang berpihak pada masyarakat bawah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *