SINTANG – Di Kota Sintang, cukup sering terjadi musibah kebakaran, baik itu rumah toko atau ruko maupun pemukiman penduduk. Bahkan di kawasan pasar Sungai Durian, kelurahan Kapuas Kanan Hulu, kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, provinsi Kalimantan Barat, musibah kebakaran juga kerap berulang di beberapa lokasi berbeda. Bahkan dalam seminggu pernah terjadi 3-4 musibah kebakaran.
Meski saat ini upaya pemadaman kebakaran di kawasan pasar atau pemukiman penduduk kerap terbantu dengan lokasi yang berada di dekat sungai atau bisa mengandalkan mobil tangki air dari armada damkar, namun tetap saja hydrant sangat diperlukan. Hydrant merupakan instalasi perpipaan yang terhubung dengan saluran air untuk mempermudah penyediaan air petugas damkar.
“Kita mendorong agar pembangunan hydrat untuk mempermudah damkar mendapatkan pasokan air semakin diperbanyak. Sehingga ketika terjadi kebakaran, hydrant itu bisa dimanfaatkan untuk membantu upaya pemadaman,” kata anggota DPRD Sintang, Hikman Sudirman pada media ini, 22 November 2024.
Pembangunan hydrant yang dimaksud, sambung politisi partai demokrat kabupaten sintang, perlu diperbanyak di daerah yang padat penduduk atau pusat ekonomi. Contohnya di kawasan pasar atau banyak tempat lainnya.
“Saya lihat di kawasan pasar sungai durian ada beberapa titik hydrat yang sudah terpasang. Fasilitas ini sangat bagus ya. Kemudian instalasi hydrant ini pastinya sangat bermanfaat ketika terjadi kebakaran. Semoga makin banyak lah pemasangan hydrant ini di tempat – tempat lain, apalagi tujuannya sangat bermanfaat,” katanya lagi.











