SINTANG – Bayangkan saja, sejak masa penjajahan hingga Indonesia merdeka yang ke 79 pada tahun 2024, masih banyak desa di Kabupaten Sintang belum menikmati listrik negara.
Kondisi ini sangat miris bukan? Padahal listrik saat ini sangat diperlukan untuk menopang semua aktivitas masyarakat.
Dengan adanya kondisi tersebut, anggota DPRD Sintang, Kusnadi sangat – sangat berharap semua desa di Kabupaten sintang bisa menikmati listrik negara. “Total desa di kabupaten sintang berjumlah 391 desa. Dari jumlah itu masih banyak yang belum menikmati litsrik negara. Kondisinya sangat miris ya, makanya kita berharap pemerintah bisa memenuhi listrik di desa – desa yang belum merdeka dari penerangan dari negara,” harapnya pada media ini, belum lama ini.
Ia mengungkapkan, salah satu daerah di daerah pemilihanya (dapil) yakni desa nanga pari kecamatan sepauk. Saat ini penerangan warga mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau PLTMH.
“Namun kita sangat senang saat ini untuk jaringan listrik di Desa Nanga Pari sedang dikerjakan. Semoga tidak lama lagi listrik di desa nanga pari tersebut segera menyala sehingga bisa dinikmati masyarakat. Ini sudah lama menjadi impian dan harapan masyarakat di sana,” ungkap politisi partai kebangkitan bangsa (PKB) kabupaten sintang ini.
Diungkapkan Kujsnadi, Nanga Pari merupakan desa paling ujung di Sepauk bagian hulu. Desa Nanga Pari baru mendapatkan listrik tahun kemarin. Saat ini sedang dalam proses pemasangan jaringan. Semoga bisa menyala akhir tahun.
“Seperti saya sampaikan tadi, penerangan listrik negara sudah lama didambakan masyarakat Desa Nanga Pari. Makanya warga sangat antusias ketika mengetahui kabar listri masuk desa. Karena dengan adanya listrik aktivitas warga semakin mudah,” ujarnya.











