Radarnya Borneo

Kerusakan Jalan dan Jembatan Dinilai Hambat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

SINTANG, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Liyus, menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah wilayah yang dinilai mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi tersebut disebutnya berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam hal distribusi barang dan mobilitas warga.

Menurutnya, infrastruktur yang baik merupakan salah satu faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan dan jembatan yang layak akan memperlancar arus barang dan jasa, sehingga biaya transportasi dapat ditekan dan harga kebutuhan pokok tetap stabil. Sebaliknya, jika infrastruktur dalam kondisi rusak, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kerusakan jalan dan jembatan ini tidak bisa dianggap sepele. Dampaknya sangat luas, mulai dari mobilitas masyarakat hingga naiknya biaya logistik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan jembatan yang rusak seringkali menghambat distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Para petani dan pelaku usaha lokal harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi, bahkan tidak jarang mengalami kerugian akibat keterlambatan distribusi.

Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan juga ikut terdampak. Warga di wilayah yang sulit dijangkau harus menghadapi berbagai kendala untuk menuju sekolah, puskesmas, maupun pusat layanan lainnya.

Liyus menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah dalam menangani permasalahan tersebut. Menurutnya, perbaikan dan pembangunan infrastruktur harus menjadi prioritas utama, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerusakan cukup tinggi.

Ia juga mendorong agar perencanaan pembangunan dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat. Penentuan prioritas harus berdasarkan tingkat urgensi serta dampak ekonomi yang ditimbulkan.

“Perbaikan infrastruktur harus tepat sasaran. Jangan sampai ada wilayah yang sangat membutuhkan, tetapi justru belum tersentuh pembangunan,” tambahnya.

Selain pembangunan, ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan rutin agar infrastruktur yang telah dibangun tidak cepat rusak. Dengan perawatan yang baik, kualitas jalan dan jembatan dapat bertahan lebih lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan kesejahteraan warga meningkat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *