SINTANG, RN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mardiyansyah, mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kelanjutan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik. Menurutnya, proyek strategis tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat pengawasan wilayah perbatasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberadaan PLBN Sungai Kelik bukan hanya sekadar fasilitas administrasi perbatasan, tetapi juga menjadi pintu gerbang yang memiliki nilai strategis dari aspek keamanan, perdagangan, dan hubungan antarwilayah. Karena itu, percepatan penyelesaiannya perlu menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“PLBN Sungai Kelik ini sangat strategis, tidak hanya untuk pengawasan perbatasan, tetapi juga untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Koordinasi dengan pemerintah pusat harus terus diperkuat agar pembangunannya bisa segera dilanjutkan,” ujarnya.
Menurutnya, wilayah perbatasan selama ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, namun belum sepenuhnya tergarap secara optimal. Dengan adanya PLBN yang berfungsi dengan baik, aktivitas ekonomi lintas batas dapat lebih tertata, aman, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia menilai keberadaan PLBN juga akan meningkatkan keamanan wilayah perbatasan. Pengawasan yang lebih ketat diyakini dapat mengurangi potensi aktivitas ilegal seperti penyelundupan barang maupun aktivitas lintas batas tanpa prosedur resmi.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung di sekitar kawasan PLBN, seperti akses jalan, fasilitas umum, dan layanan pendukung lainnya. Hal ini dinilai penting agar keberadaan PLBN dapat berfungsi secara maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Jangan sampai PLBN sudah dibangun, tetapi akses dan fasilitas pendukungnya belum siap. Ini harus direncanakan secara terpadu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan PLBN Sungai Kelik dapat menjadi prioritas nasional. Dengan demikian, percepatan pembangunan di Kabupaten Sintang, khususnya di wilayah perbatasan, dapat berjalan lebih optimal.
Ia optimistis, jika proyek ini selesai dan berfungsi dengan baik, maka kawasan perbatasan akan tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.











