SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari daerah pemilihan Kayan Hilir–Kayan Hulu, Juni, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana gempa bumi yang belakangan ini masih kerap terjadi di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya, Juni menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 aktivitas gempa bumi di kawasan Kayan Hilir tercatat cukup sering terjadi. Kondisi ini menurutnya tidak boleh dianggap sepele dan perlu menjadi perhatian serius semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah daerah, guna meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar di kemudian hari.
“Pada tahun ini gempa sudah terjadi berkali-kali, khususnya di wilayah Kayan Hilir. Oleh sebab itu, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu berdoa agar bencana ini tidak kembali terjadi serta dampaknya bisa diminimalisir,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih siap menghadapi kemungkinan gempa susulan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memahami langkah-langkah evakuasi mandiri, mengenali titik aman di lingkungan sekitar, serta memastikan kondisi bangunan rumah tetap layak dan aman untuk ditempati.
Diketahui, sekitar dua minggu lalu wilayah Kayan Hilir sempat diguncang gempa bumi dengan kekuatan 5,3 skala Richter. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak material yang ditimbulkan cukup signifikan dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
Juni menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi situasi kebencanaan seperti ini. Ia juga mendorong agar sosialisasi terkait mitigasi bencana terus ditingkatkan agar masyarakat tidak panik saat terjadi gempa, tetapi dapat bertindak cepat dan tepat.
Selain itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih kepada warga terdampak, baik melalui bantuan perbaikan rumah maupun dukungan lain yang dibutuhkan. Menurutnya, penguatan infrastruktur yang lebih tahan terhadap bencana juga perlu menjadi bagian dari perencanaan pembangunan ke depan.
“Masyarakat jangan lengah. Kita harus tetap siaga, saling mengingatkan, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana,” tambahnya.











