SINTANG, RB – Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang kembali menggelar kegiatan ramp check terhadap angkutan sungai yang digunakan masyarakat di Kabupaten Sintang. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengawasan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan dan kelaikan, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas pada arus mudik Lebaran.
Kepala Dishub Sintang, Asmidi, menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut pihaknya telah mengecek enam unit kapal, terdiri dari lima kapal tradisional pengangkut barang dan satu kapal penumpang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan setiap kapal dalam kondisi layak beroperasi.
“Ramp check ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar aman dan memenuhi standar kelayakan, sehingga masyarakat dapat menggunakan transportasi air dengan rasa aman,” ujar Asmidi.
Ditegaskan Asmidi juga bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama, terlebih menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan aktivitas transportasi, terutama di jalur perairan. Menurutnya, potensi risiko harus diantisipasi sejak dini melalui pengawasan yang ketat.
“Keselamatan penumpang adalah hal utama yang tidak bisa dikompromikan. Kami memastikan seluruh perlengkapan keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik di setiap kapal,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan terhadap berbagai komponen penting, mulai dari lampu penerangan, alat pemadam api ringan (APAR), hingga perangkat komunikasi. Selain itu, ketersediaan jaket pelampung bagi penumpang juga menjadi perhatian utama untuk memastikan keselamatan selama perjalanan.
Tidak hanya itu, kondisi fisik kapal seperti lambung dan ruang mesin turut diperiksa secara detail guna memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi membahayakan pelayaran. Pemeriksaan dilakukan secara teliti agar potensi risiko dapat diminimalisir sejak awal.
Selain aspek teknis, Dishub Sintang juga melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen administrasi kapal. Hal ini penting untuk memastikan setiap armada memiliki izin operasional yang sah serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap seluruh angkutan sungai di Sintang dapat beroperasi dengan aman dan tertib, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan, khususnya saat mudik Lebaran, dapat merasa lebih nyaman dan terlindungi.









