SINTANG, RB — Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, mendorong terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM dalam rangka mengembangkan kerajinan lokal sebagai peluang usaha yang berkelanjutan. Ia menyebut bahwa kerajinan tradisional merupakan sektor ekonomi potensial yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, kerajinan lokal seperti tenun, anyaman, dan ukiran memiliki daya tarik budaya yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan pengembangan produk. Karena itu, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memberikan sentuhan inovatif dalam desain, kemasan, hingga promosi digital.
“Generasi muda hari ini punya kemampuan luar biasa dalam teknologi dan pemasaran digital. Ini harus dimanfaatkan untuk membantu para pengrajin memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pemerintah dapat berperan melalui dukungan pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, serta pengembangan sentra industri kreatif. Menurutnya, jika potensi kerajinan dikelola secara profesional, sektor ini akan menjadi sumber ekonomi unggulan yang memberikan manfaat luas.
Politisi dari Fraksi Gerindra ini juga mengapresiasi komunitas kreatif yang aktif membuat pameran, workshop, dan bazar lokal untuk memperkenalkan kerajinan Sintang kepada masyarakat luas. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki dampak nyata dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya menggunakan produk lokal.
Selain itu, Ia menekankan perlunya regulasi yang berpihak pada pelaku UMKM, termasuk kemudahan administrasi perizinan dan dukungan promosi melalui event pariwisata. Menurutnya, kerajinan lokal dapat menjadi bagian penting dari branding daerah, khususnya dalam sektor wisata budaya.
“Jika semua pihak bekerja sama, kita dapat membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang kuat. Kerajinan tidak boleh hanya menjadi pajangan, tetapi harus menjadi produk bernilai ekonomi dan memiliki pasar yang jelas,” tegasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, berharap generasi muda menjadi garda terdepan dalam gerakan mencintai produk lokal, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai konsumen.
“Mari kita majukan kerajinan Sintang bersama, karena ini adalah identitas kita dan peluang ekonomi masa depan,” pungkasnya.











