Radarnya Borneo

Legislator Sintang Minta Edukasi Bahaya Narkoba Diperkuat di Sekolah dan Kampus

SINTANG, RB — Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, mendorong peningkatan program edukasi dan pencegahan narkoba di sekolah dan perguruan tinggi. Menurutnya, pendidikan formal berperan besar dalam membentuk karakter anak muda sehingga penting untuk memasukkan pengetahuan tentang bahaya narkoba secara intensif dalam kegiatan pembelajaran.

Dalam pandangannya, ancaman peredaran narkoba kini semakin meluas dan menyasar usia pelajar karena dianggap sebagai target yang mudah dipengaruhi. Ia menyebut bahwa tanpa edukasi yang kuat, anak muda rentan terjebak dalam penyalahgunaan narkoba hanya karena pergaulan atau tekanan lingkungan.

“Narkoba sudah menjadi ancaman serius yang harus dihadapi bersama. Sekolah dan kampus harus aktif memberikan pemahaman yang benar tentang risiko narkoba dan konsekuensi hukumnya,” katanya, Senin (17/11).

Ia menegaskan bahwa narkoba bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga hukum dan sosial. Banyak kasus kriminal yang terjadi berawal dari penyalahgunaan narkoba, termasuk pencurian, penganiayaan, dan tindakan kekerasan lainnya. Karena itu, ia menilai pendidikan wajib menjadi garda terdepan dalam pencegahan.

Politisi dari Fraksi Gerindra ini juga meminta aparat kepolisian dan BNNK Sintang untuk intens melakukan sosialisasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Kolaborasi ini dianggap penting agar informasi yang disampaikan lebih komprehensif dan mudah dipahami generasi muda.

Menurutnya, selain edukasi formal, kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, pramuka, pertunjukan seni, serta organisasi kepemudaan perlu terus digalakkan untuk menghindarkan anak muda dari aktivitas negatif. “Jika anak muda disibukkan dengan kegiatan positif, mereka tidak akan mudah terjerumus,” ujarnya.

Selain itu, Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam pengawasan dan pendampingan. Orang tua diminta tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik anak, tetapi juga memperhatikan kondisi emosional dan sosial mereka.

“Komunikasi keluarga adalah kunci. Jika anak merasa dihargai, didengarkan, dan diperhatikan, mereka tidak akan mencari pelarian di luar,” tambahnya.

Dengan komitmen semua pihak, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, yakin upaya memberantas narkoba di Sintang dapat membuahkan hasil positif.

“Kita harus melindungi generasi masa depan. Tidak ada kompromi untuk narkoba,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *