SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rudy Andryas, menegaskan bahwa transportasi jalur sungai hingga saat ini masih menjadi sarana utama bagi masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau. Kondisi geografis yang didominasi oleh aliran sungai menjadikan moda transportasi ini tetap relevan dan sangat dibutuhkan dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurut Rudy, keberadaan transportasi sungai bukan sekadar pilihan alternatif, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama bagi warga setempat. Banyak masyarakat yang menggantungkan mobilitas melalui jalur air untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Di wilayah seperti Serawai dan Ambalau, transportasi sungai merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan infrastruktur jalan darat di wilayah pedalaman menjadi salah satu faktor utama masyarakat masih mengandalkan transportasi air. Oleh sebab itu, Rudy menilai pemerintah daerah perlu lebih fokus dalam mengembangkan serta memelihara sarana transportasi sungai agar tetap aman, nyaman, dan layak digunakan.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas pendukung, seperti pembangunan dermaga yang representatif, penyediaan armada transportasi yang memenuhi standar keselamatan, serta pengawasan yang ketat terhadap operasional di lapangan. Menurutnya, langkah ini penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi sungai.
Rudy juga mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada masyarakat di wilayah terpencil agar tidak tertinggal dibandingkan dengan daerah perkotaan. Ia menekankan bahwa pemerataan pembangunan harus mencakup seluruh wilayah tanpa terkecuali, termasuk daerah yang masih bergantung pada jalur sungai.
“Pemerintah harus hadir memberikan solusi, baik melalui peningkatan infrastruktur darat maupun penguatan transportasi sungai yang sudah ada,” tambahnya.
Ia berharap, dengan perhatian yang lebih serius dan kebijakan yang tepat, transportasi sungai di Kabupaten Sintang dapat terus mendukung aktivitas masyarakat secara optimal. Dengan demikian, mobilitas warga tetap terjaga, dan roda perekonomian di wilayah Serawai dan Ambalau dapat berjalan dengan lancar serta berkelanjutan.











