SINTANG, RB – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) yang menyelenggarakan pelatihan intensif bagi pengurus Koperasi Merah Putih (KMP).
Program yang digelar selama 28 hari tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor koperasi.
Dalam pernyataannya, Ia menegaskan bahwa keberadaan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan memerlukan pengelolaan yang semakin profesional. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi para pengurus menjadi aspek penting yang tidak dapat diabaikan.
“Koperasi adalah tulang punggung perekonomian daerah. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi pengurus dan meningkatkan kualitas tata kelola. Kami di DPRD tentu mendukung penuh inisiatif yang memiliki dampak langsung terhadap kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya, senin (10/11).
Pelatihan yang dilaksanakan Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang ini mencakup berbagai materi strategis yang relevan dengan kebutuhan koperasi di era modern.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen kelembagaan koperasi, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, hingga strategi pengembangan usaha berbasis digital untuk meningkatkan daya saing produk.
Narasumber pelatihan berasal dari unsur pemerintah, praktisi koperasi berpengalaman, serta kalangan akademisi yang memiliki keahlian di bidang ekonomi kerakyatan. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya sebatas peningkatan pengetahuan, tetapi juga mampu membentuk karakter pengurus koperasi yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap dinamika ekonomi lokal maupun global.
“Pelatihan ini merupakan langkah nyata menuju koperasi yang kuat, mandiri, dan sejahtera. Dengan kompetensi yang baik, pengurus KMP dapat membawa koperasi ini berkembang lebih maju dan memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat perekonomian berbasis gotong royong. Menurutnya, keberhasilan KMP dalam menerapkan hasil pelatihan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi koperasi lain di Kabupaten Sintang untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas manajemen usaha.
“Kami berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi model bagi koperasi lainnya dalam mengembangkan tata kelola kelembagaan yang sehat dan modern. Dengan kerja sama yang solid, koperasi dapat kembali menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” tutup Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa.











