SINTANG – Kabupaten Sintang mempunya salah satu tanamen endimik yang hanya bisa ditemui di Bukit Kelam. Tanaman tersebut adalah kantong semar berwarna merah atau dengan nama latin nephentes clipeata. Meski saat ini populasi masih ada, namun jumlahnya terus mengalami penurunan.
Dengan adanya kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sintang, Toni mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga tananaman endemik yang hanya ada di Bukit Kelam, Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang tersebut.
“Ayo kita sama – sama menjaga agar kantong semar warna merah tetap ada dan tidak punah. Sehingga anak cucu kita khususnya di kabupaten sintang bisa melihat langsung tanaman endemik tersebut. Jangan sampai kita abai dalam menjaga dan melestarikannya. Kita ingin tanaman khas ini punah dan tinggal nama,” harap politisi partai golongan karya (golkar) kabupaten sintang ini ketika ditemui media belum lama ini.
Menurutnya, kantong semar secara umum masih banyak di temui masyarakat, tapi bukan yang berwarna merah. Kantong semar yang banyak ditemui saat ini warnanya hijau. Bahkan tak hanya di sintang, di daerah lain juga masih banyak dengan jenis tersebut.
“Kantong semar warna hijau masih banyak, mudah juga dijumpai dibanyak tempat. Namun kantong semar merah memang susah ditemui, lokasinya itu ya di bukit kelam, makanya harus kita jaga bersama,” ajaknya lagi.
Salah satu cara agar tanaman ini tetap lestari, sambung toni, masyarakat yang datang ke bukit kelam harus benar – benar didampingi ketika mereka naik ke puncak. Agar mereka tidak melakukan tindakan yang dilarang atau merusak kantong semar langka tersebut.











