RADARBORNEO.ID

Ekonomi Tiga Kecamatan Tumbuh Pesat, DPRD Soroti Dampak Positif Kenaikan Harga Sawit

SINTANG, RB – Seorang anggota DPRD Kabupaten Sintang mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah pemilihannya, yakni Kecamatan Kelam Permai, Kecamatan Dedai, dan Kecamatan Sungai Tebelian, menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Peningkatan tersebut terlihat dari aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin produktif, terutama di sektor perkebunan dan pertanian.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut adalah naiknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Kenaikan harga komoditas ini memberikan dampak langsung terhadap pendapatan petani, khususnya petani mandiri dan pemilik kebun sawit, sehingga kesejahteraan mereka mengalami peningkatan.

“Kami melihat perkembangan ekonomi di wilayah Kelam Permai, Dedai, dan Sungai Tebelian cukup menggembirakan. Naiknya harga TBS menjadi angin segar bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor perkebunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meningkatnya pendapatan petani berdampak pada geliat ekonomi di tingkat desa. Aktivitas jual beli semakin meningkat, daya beli masyarakat bertambah, serta berbagai usaha kecil mulai berkembang.

Selain sektor perkebunan, sektor usaha kecil dan menengah (UKM) juga mulai menunjukkan pertumbuhan yang positif. Banyak warga yang memanfaatkan peluang dengan membuka usaha berbasis hasil pertanian, kerajinan, hingga perdagangan. Hal ini dinilai mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi tersebut. Dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana pertanian, akses permodalan, pelatihan teknis, serta kebijakan yang menjaga stabilitas harga komoditas sangat diperlukan.

“Kami berharap pemerintah daerah terus hadir dengan program yang tepat sasaran. Kesejahteraan masyarakat harus terus meningkat, tidak hanya bergantung pada naik turunnya harga komoditas,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan. Pemanfaatan lahan dan sumber daya harus dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan kondisi yang terus membaik ini, diharapkan masyarakat di tiga kecamatan tersebut dapat semakin sejahtera. Selain itu, sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Sintang juga diharapkan semakin berkembang dan mampu memperkuat daya saing ekonomi daerah.

“Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk mendorong ekonomi lokal yang sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Exit mobile version