SINTANG, RB – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang terus memperkuat upaya pengelolaan sampah di kawasan perkotaan Sintang guna mengurangi potensi penumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Kepala DLH Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah kontainer sampah serta menempatkan armada truk pengangkut di beberapa titik strategis TPS. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih cepat, teratur, dan efisien.
Menurutnya, keberadaan kontainer dan armada siaga tersebut menjadi bagian dari strategi DLH dalam meningkatkan pelayanan kebersihan, khususnya di wilayah yang memiliki volume sampah cukup tinggi.
“Upaya ini kami lakukan agar pengelolaan sampah di Kota Sintang lebih tertata. Dengan adanya kontainer dan truk yang siaga di lapangan, kami berharap tidak terjadi lagi penumpukan sampah yang mengganggu kebersihan lingkungan,” ujar Siti Musrikah.
Ia menyampaikan, salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah TPS di kawasan Pasar Buah Sungai Durian, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang. Di lokasi tersebut, DLH menempatkan satu unit truk pengangkut untuk membantu mempercepat proses pengangkutan sampah, mengingat keterbatasan jumlah kontainer yang tersedia.
Siti menjelaskan, idealnya TPS di kawasan tersebut membutuhkan empat unit kontainer agar dapat menampung volume sampah secara optimal. Namun saat ini baru tersedia dua unit, sehingga diperlukan dukungan armada tambahan untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
Selain itu, DLH juga melakukan penataan di kawasan Menyumbung Tengah dengan memusatkan titik pembuangan sampah di area pasar. Kontainer disediakan secara lebih memadai agar dapat menampung sampah dari masyarakat sekitar secara terpusat.
Lebih lanjut, Siti Musrikah menegaskan bahwa aktivitas pembuangan sampah di depan Puskesmas Dara Juanti telah resmi dihentikan sebagai bagian dari penataan ulang sistem TPS di wilayah tersebut.
Melalui berbagai langkah ini, DLH Sintang berharap kebersihan kota dapat lebih terjaga dan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya semakin meningkat.
