RADARBORNEO.ID

DPRD Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosial dan Tingkatkan Literasi Digital

SINTANG, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Juni, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya penyebaran informasi yang tidak tepat, hoaks, serta konten yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, media sosial memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan modern. Selain menjadi sarana komunikasi yang cepat, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi, mempererat hubungan sosial, hingga mempromosikan berbagai kegiatan positif. Namun demikian, jika tidak digunakan secara bijak, media sosial justru dapat membawa dampak negatif.

“Masyarakat harus menggunakan media sosial dengan bijak. Informasi yang dibagikan harus benar dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Ia menilai, salah satu kunci utama dalam menghadapi dampak negatif media sosial adalah dengan meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kecakapan dalam memilah informasi, memahami etika berkomunikasi, serta bertanggung jawab atas konten yang dibagikan.

“Generasi muda harus dilatih untuk lebih cerdas dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terpancing oleh isu yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang produktif dan bermanfaat. Misalnya, dengan membagikan informasi edukatif, mempromosikan produk lokal, mendukung kegiatan sosial, hingga mengkampanyekan isu-isu lingkungan.

Selain itu, peran orang tua juga dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anak di media sosial. Pengawasan tersebut bertujuan untuk mencegah anak-anak terpapar konten negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan pola pikir mereka.

Ia juga menegaskan bahwa tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh dalam penggunaan media sosial yang sehat dan konstruktif. Dengan bimbingan yang tepat, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.

Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, media sosial dapat menjadi alat pemberdayaan yang mendorong interaksi sehat, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Sintang.

“Mari kita manfaatkan media sosial sebagai alat positif untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan harmonis,” pungkasnya.

Exit mobile version