SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Bastian Jaba, meminta Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera memberikan perhatian serius terhadap empat dusun yang hingga saat ini belum teraliri listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Keempat dusun tersebut berada di Desa Mandiri Jaya, yakni Dusun Sungai Manyam Kapuas 1, Dusun Sungai Manyam Kapuas 2, Dusun Sungai Manyam Kapuas 3, serta Dusun Pintas.
Menurut Bastian Jaba, akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting dalam menunjang berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari penerangan rumah tangga, kegiatan belajar anak-anak, hingga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Listrik bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan pokok. Tanpa listrik, banyak aktivitas masyarakat menjadi terhambat,” ujarnya.
Ia menilai masih adanya wilayah yang belum tersentuh aliran listrik menunjukkan perlunya percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, juga berpotensi memperlebar kesenjangan antara wilayah yang sudah menikmati listrik dengan daerah yang masih belum terjangkau.
Bastian menjelaskan bahwa keberadaan listrik sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Di sektor pendidikan, anak-anak membutuhkan penerangan untuk belajar di malam hari. Sementara di sektor ekonomi, listrik menjadi penunjang penting bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan kegiatan produktif.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya komitmen bersama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pihak PLN dalam mempercepat perluasan jaringan listrik hingga ke pelosok desa. Ia mendorong agar dilakukan pendataan dan pemetaan ulang wilayah yang belum teraliri listrik sebagai dasar perencanaan pembangunan ke depan.
“Pemerintah harus hadir untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam hal akses listrik. Ini soal keadilan pembangunan,” tambahnya.
Ia berharap Pemkab Sintang dapat segera menindaklanjuti persoalan ini dengan langkah konkret, sehingga masyarakat di empat dusun tersebut dapat segera menikmati fasilitas listrik yang layak dan merata seperti wilayah lainnya.
