RADARBORNEO.ID

DPRD Sintang Imbau Warga Kelola Lahan Mandiri di Tengah Harga TBS Sawit yang Tinggi

SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ediyanto, mengimbau masyarakat yang masih memiliki lahan perkebunan luas agar tidak terburu-buru menyerahkan atau menjual lahannya kepada pihak perusahaan. Menurutnya, kondisi harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang saat ini berada pada level cukup tinggi justru menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan secara mandiri.

Ediyanto menegaskan bahwa lahan merupakan aset berharga yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang apabila dikelola dengan baik. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait kepemilikan lahan, terutama yang berkaitan dengan kerja sama atau pelepasan kepada perusahaan besar.

“Kalau masih punya lahan luas, sebaiknya dikelola sendiri. Apalagi sekarang harga TBS cukup bagus. Ini kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan lahan secara mandiri memberikan keuntungan yang lebih besar karena masyarakat memiliki kontrol penuh terhadap hasil produksi. Selain itu, keuntungan yang diperoleh juga dapat langsung dirasakan tanpa adanya pembagian dengan pihak ketiga.

Namun demikian, Ediyanto mengingatkan bahwa penyerahan lahan kepada perusahaan sering kali membuat masyarakat kehilangan kendali atas aset yang dimiliki. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi mengurangi peluang ekonomi, tidak hanya bagi pemilik lahan saat ini, tetapi juga bagi generasi berikutnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah untuk turut hadir memberikan dukungan nyata kepada masyarakat, seperti pelatihan teknis perkebunan, pendampingan usaha, hingga kemudahan akses permodalan. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar masyarakat mampu mengelola lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola pengelolaan perkebunan yang lebih modern, mulai dari teknik perawatan tanaman, sistem panen yang tepat, hingga strategi pemasaran hasil produksi agar lebih kompetitif di pasar.

DPRD Kabupaten Sintang, kata Ediyanto, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Ia berharap momentum tingginya harga TBS saat ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Exit mobile version