SINTANG, RB – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sintang, Subendi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah yang saat ini digelar pemerintah daerah masih belum mampu menjangkau seluruh wilayah kecamatan. Kondisi ini terutama terjadi di daerah-daerah yang memiliki akses jauh dari pusat kota.
Menurut Subendi, keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang menghambat perluasan jangkauan program tersebut. Ia menjelaskan bahwa biaya distribusi dan operasional yang cukup besar membuat kegiatan operasi pasar belum bisa dilaksanakan secara merata, khususnya di wilayah terpencil seperti Kecamatan Serawai dan Ambalau.
“Untuk kecamatan yang lokasinya cukup jauh seperti Serawai dan Ambalau, kami masih menghadapi kendala dari sisi anggaran. Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan kami dalam memperluas pelaksanaan operasi pasar murah,” ujar Subendi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sebenarnya memiliki komitmen agar program tersebut dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban ekonomi warga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun, kondisi geografis Kabupaten Sintang yang luas dan tantangan akses transportasi turut menjadi pertimbangan dalam pelaksanaannya.
Meski demikian, Disperindagkop UKM Kabupaten Sintang terus berupaya mencari solusi agar ke depan kegiatan operasi pasar dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Salah satunya dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia serta menjajaki kemungkinan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung distribusi barang kebutuhan pokok ke daerah terpencil.
Subendi juga berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah provinsi maupun pusat agar program operasi pasar murah dapat diperluas hingga ke kecamatan-kecamatan yang selama ini belum terlayani. Dengan demikian, manfaat program tersebut dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh wilayah.
