RADARBORNEO.ID

DPRD Sintang Dorong Penguatan Layanan Administrasi Pendidikan, Ardi Tekankan Pentingnya Loyalitas Operator Sekolah

SINTANG, RB – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, kembali menyoroti lemahnya kualitas pelayanan administrasi pendidikan di sejumlah sekolah. Ia mendesak Pemkab Sintang memberikan perhatian serius terhadap kinerja operator sekolah yang dinilai berpengaruh besar terhadap efektivitas layanan publik di bidang pendidikan.

Politikus ini menjelaskan bahwa operator sekolah memiliki tanggung jawab strategis dalam penginputan data penting seperti Dapodik, administrasi pendidik, hingga berbagai program bantuan pemerintah. Karena itu, akurasi dan ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas tersebut.

“Ketika operator tidak bekerja maksimal, dampaknya langsung terasa. Ada sekolah yang terlambat menerima bantuan atau terkendala administrasi karena data tidak terinput tepat waktu,” jelasnya baru-baru ini, Senin (24/11).

Ia menyebut sejumlah laporan masyarakat dan pihak sekolah menunjukkan adanya operator yang kurang disiplin, tidak standby di tempat kerja, bahkan tidak memahami tugas secara menyeluruh. Kondisi tersebut menurutnya harus segera dibenahi melalui evaluasi kinerja yang komprehensif.

“Pemerintah harus melihat ini sebagai persoalan penting. Operator sekolah bukan sekadar staf administrasi biasa, tetapi bagian dari sistem pelayanan publik yang sangat menentukan,” ujarnya.

Selain evaluasi, Ia menekankan perlunya program pembinaan dan peningkatan kapasitas operator sekolah secara berkala. Perubahan sistem digital di dunia pendidikan menuntut keterampilan teknis yang lebih tinggi, sehingga operator harus dibekali pengetahuan yang memadai.

“Pelatihan rutin harus menjadi agenda wajib. Jangan sampai operator bekerja tanpa mendapat pembaruan kemampuan,” katanya.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, mendorong penerapan mekanisme penghargaan dan sanksi (reward and punishment). Operator yang berprestasi wajib diberikan apresiasi, sementara yang tidak menunjukkan loyalitas atau kedisiplinan harus diberi tindakan tegas agar tidak menghambat layanan pendidikan.

“Kita ingin pelayanan publik berjalan baik. Maka orang-orang yang bertugas di dalamnya juga harus memiliki sikap kerja yang baik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas pendidikan di Sintang tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada sistem administrasi yang berjalan efektif. Menurutnya, perbaikan layanan publik di sekolah harus dimulai dari perbaikan manajemen dan sumber daya manusia.

“Ini pekerjaan bersama. Kami di DPRD mendorong agar pemerintah segera melakukan perbaikan, demi pendidikan Sintang yang lebih maju,” pungkasnya.

Exit mobile version