SINTANG, RB – Fraksi Amanat Persatuan DPRD Kabupaten Sintang menyatakan menerima substansi pidato Bupati Sintang mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Fraksi juga mendorong dilakukannya sinkronisasi antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah agar tercapai kesepahaman yang menyeluruh.
Pernyataan ini disampaikan oleh Muhammad Agung Gumiwang, Juru Bicara Fraksi Amanat Persatuan, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi yang digelar di Gedung DPRD Sintang.
Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Amanat Persatuan turut memberikan apresiasi atas prestasi Pemerintah Kabupaten Sintang yang kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk laporan keuangan tahun anggaran 2024. Capaian ini menandai keberhasilan Pemkab Sintang mempertahankan WTP selama 13 tahun berturut-turut.
Meski memberikan apresiasi, Fraksi Amanat Persatuan juga menyampaikan sejumlah catatan kritis dan masukan. Salah satu perhatian utama adalah keberadaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pada pos belanja modal.
“Kami ingin mengetahui penyebab masih cukup besarnya SILPA pada belanja modal, meskipun jumlahnya menurun dibanding tahun sebelumnya. Apakah dana tersebut telah dirinci secara jelas, mana yang merupakan luncuran kegiatan, dan mana yang dapat diprogramkan ulang untuk kegiatan baru?” ungkap Agung Gumiwang dalam penyampaiannya.
Selain itu, Fraksi Amanat Persatuan merekomendasikan agar pelaksanaan APBD Tahun 2025, khususnya terkait pekerjaan fisik dan belanja modal, dapat dipercepat sehingga seluruh program dapat diselesaikan tepat waktu dengan mutu yang terjaga. Fraksi juga mengingatkan pentingnya realisasi pencairan dana hibah yang belum sempat direalisasikan pada tahun 2024.
“Kami berharap agar dana hibah yang belum dicairkan pada tahun anggaran 2024 dapat dialokasikan kembali dan direalisasikan kepada lembaga penerima di tahun 2025,” tutup Muhammad Agung Gumiwang.
