RADARBORNEO.ID

Anastasia Ingatkan Warga Sintang Waspadai Karhutla dan Penyakit Musiman

SINTANG, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anastasia, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi peralihan musim dari penghujan menuju kemarau yang mulai terasa di beberapa wilayah.

Ia menilai, periode transisi ini kerap memunculkan tantangan baik di bidang kesehatan maupun lingkungan. Cuaca yang berubah-ubah dan cenderung ekstrem dapat memicu penyakit musiman, sekaligus meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan rawan dan lahan gambut.

“Saya mengajak masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan. Hindari membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bisa luas, mulai dari kabut asap yang mengganggu kesehatan hingga menghambat aktivitas warga,” ujar Anastasia saat diwawancarai seusai rapat di Gedung DPRD Sintang, belum lama ini.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca panas dan berdebu. Menurutnya, kasus penyakit seperti batuk, flu, ISPA, hingga gangguan pencernaan cenderung meningkat saat pergantian musim, terutama pada anak-anak dan lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih lemah.

“Masyarakat disarankan memperbanyak minum air putih, menerapkan pola makan yang sehat, dan membatasi aktivitas luar ruangan saat suhu sangat terik. Kesehatan harus kita utamakan,” tambahnya.

Politisi perempuan ini juga mendorong pemerintah daerah, petugas kesehatan, dan aparat desa untuk aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai dampak perubahan musim, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta langkah pencegahan karhutla.

“Kerja sama semua pihak mutlak diperlukan. Kita berharap Sintang tetap aman, sehat, dan bebas dari bencana yang sesungguhnya dapat diantisipasi sejak awal,” tutupnya.

Exit mobile version