SINTANG – Tenun ikat Dayak Sintang saat ini semakin mendunia. Selain pernah dipakai Presiden Republik Indonesia ke 7 yakni Joko Widodo bersama pemimpin dunia saat di bali beberapa waktu lalu, tenun ikat dayak khas sintang juga kerap dipakai oleh banyak tokoh nasional yang membuatnya semakin dikenal.
Kabupaten sintang sendiri patut bangga dengan Tenun ikat dayak khas sintang. Karena selain telah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda indonesia yang dikelola oleh direktorat jenderal kebudayaan, kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam kategori kemahiran dan kerajinan tradisional.
Pernah juga mendapatkan penghargaan upakarti dari direktorat jenderal industri kecil menengah, kementerian perindustrian. Upakart ini diberikan kepada pihak yang berprestasi, berjasa, dan aktif melakukan pengembangan atau pembinaan industri kecil dan industri menengah. Jadi semakin lengkap penghargaan yang diraih tenun ikat dayak khas sintang tersebut.
Mengingat eksistensi tenun ikat khas dayak sintang yang terus mendunia, anggota DPRD Sintang, Toni mengajak masyarakat kabupaten sintang untuk terus melestarikannya. “Ayo kita lestarikan tenun ikat dayak khas sintang. Agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, tak hanya di tingkat nasional bahkan juga dunia,” ujar Toni ketika ditemui media ini, belum lama ini.
Politisi partai golongan karya kabupaten sintang ini juga mengaku sangat senang tenun ikat sintang semakin dikenal luas, bahkan dipakai tamu internasional.”Sebagai warga sintang, kita sangat bangga ya. Makanya, ayo kita lestarikan tenun ikat ini dengan selalu memberikan pemahaman pada generasi muda. Selain itu mereka juga harus diberikan ilmu mengenai tata cara membuat tenun ikat secara secara tradisional dengan bahan alami, mengingat banyak cerita dari motif – motif yang dibuat serta pesan moral di dalamnya,” ungkapnya.
