Ketua DPRD Sintang Setuju Wacana Dana Desa 5 Miliar

Home

Ketua DPRD Sintang Setuju Wacana Dana Desa 5 Miliar

Sintang, RB – wacana pemerintah untuk menaikan dana desa menjadi 5 Miliard mendapat tanggapan dari berbagai kalangan. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat

Dewan Nilai OP Belum Optimal untuk Tekan Inflasi Daerah
Infrastruktur Perbatasan Rusak Parah
Anggota Polsek Ambalau Sambangi Anak Yang Sedang Bermain

Sintang, RB – wacana pemerintah untuk menaikan dana desa menjadi 5 Miliard mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Florensius Ronny mengaku setuju jika anggaran dana desa naik lima kali lipat menjadi 5 miliar.

 

Ronny menyampaikan , jika usulan para Kepala Desa yang meminta Presiden Jokowi menaikkan anggaran dana desa 5 miliar pada tahun 2024 di realisasikan, maka akan sangat berdampak besar terhadap pembangunan di daerah desa-desa yang ada di Kabupaten Sintang.

 

“Kalau untuk usulan anggaran Desa dinaikkan jadi 5 miliar prinsipnya,  pendapat pribadi ya saya setuju. Pada kondisinya setuju karena kita ngelihat sendiri bahwa anggaran Desa ini satu memang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di desa,” kata Ronny.

 

Selain itu, kebijakan pemerintah pusat tersebut, menurut Ronny juga akan berdampak kepada  ekonomi daerah. perputaran uang semakin tinggi. Daya beli masyarakat juga tinggi bisa untuk menjaga tingkat inflasi.

 

“Prinsip ekonomi ini keuangan tersebut berputar berada langsung di lingkungan masyarakat desa maka ini juga akan menambah daya beli daya beli oleh masyarakat nah ketika ini menambah daya beli masyarakat maka ini juga sebenarnya salah satu untuk menjaga ekonomi dan inflasi yang ada di masyarakatnya saya pikir begitu,” Jelas legislator dari partai Nasdem tersebut.

 

Meski setuju, Ronny memberikan catatan pada para kades, jika pemerintah menyetujui dana desa 5 miliar, maka tantangan dalam mengelola juga sangat besar. Sehingga, pendampingan sangat dibutuhkan supaya tidak terjadi penyalahgunaan.

 

“Hanya perlu catatan mungkin ketika memang Dana Desa tembus sampai 5 miliar perlu ada pengawasan kemudian bagaimana pembinaan atau dalam artian membimbinglah teman-teman Desa tentang bagaimana pengelolaan keuangan yang baik jangan sampai nanti anggarannya besar salah administrasi lalu kemudian dianggap salah menggunakan anggaran negara seperti ini,” Ungkap legislator muda tersebut.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0