DPRD Sintang Setuju Penertiban PNS Diwarung Kopi Saat Jam Kerja

HomeParlemenSintang

DPRD Sintang Setuju Penertiban PNS Diwarung Kopi Saat Jam Kerja

Sintang, RB - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengaku setuju berkaitan dengan wacana aturan penertiban

Ajak Paroki Katedral Kristus Raja Sintang Dukung Pembangunan Daerah
Basmi Narkoba di Sintang Harus Libatkan Semua Lini
Jangan Takut untuk Berkembang dan Berinovasi

Sintang, RB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengaku setuju berkaitan dengan wacana aturan penertiban Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah daerah kabupaten sintang yang nongkrong di warung kopi, atau ditempat – tempat umum lainya pada saat jam kerja masih berlangsung.

 

Ronny menyampaikan bahwa penertiban tersebut bukanlah melarang para ASN untuk nongkrong di jam kerja, namu lebih penertiban agar ASN lebih efektif bekerja disaat jam masuk kantor. “Terkait dengan penertiban teman-teman pegawai negeri yang sering nongkrong di warung kopi pada jam kerja saya setuju, saya pikir ini menjadi kewajaran,” Ungkap politikus dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut.

 

Penertiban ini , menurut Ronny bukan aturan atau keinginan pribadi, namun lebih kepada mengacu pada surat Edaran yang lebih tinggi. Baik itu surat edaran dari kementerian ataupun surat edaran dari gubernur.

 

“Saya pikir seluruh ASN di Kabupaten Sintang harus mengikuti dan bekerjasama, bahwa pada saat jam kerja, kita sesuai dengan tata tertib yang mengatur tentang ASN bahwa jam kantor harus tetap berada di kantor,” ungkap Florensius Ronny.

 

Legislator dari daerah pemilihan sintang III yang melingkupi kecamatan Kelam Permai, Kecamatan Dedai, dan Kecamatan Sungai Tebelian ini juga menjelaskan jangan sampai berkeliaran di warung kopi saat jam kerja, karena harus sadari juga bahwa Kabupaten Sintang memiliki jarak yang cukup jauh dengan desa atau kelurahan.

 

“Apalagi teman teman yang berada di OPD-OPD yang sifat nya pelayanan, kan kasihan orang kalau sampai jauh jauh dari kampung, kemudian pas datang ke kantor si pegawai nya yang tadi pelayanan itu tidak berada di kantor, tapi berada di warung kopi kan kasihan jadinya,” Ungkap Ketua DPRD.

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0