Terkait Bullying di Sekolah, Anggota DPRD Sampaikan Perlu Langkah Pencegahan

Home

Terkait Bullying di Sekolah, Anggota DPRD Sampaikan Perlu Langkah Pencegahan

  Sintang, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengaku sangat prihatn terhadap adanya kasus bullyi

DPRD Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu 2024
Dukung Komitmen dan Sikap Tegas Kapolri Tindak Praktik Ilegal
Wakil Ketua Komisi D, DPRD Sintang Hadiri Pelantian Pengurus Apdesi Sintang

 

Sintang, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengaku sangat prihatn terhadap adanya kasus bullying di sekolah yang beberapa waktu terahir ini viral di Media sosial yang terjadi di beberapa daerah.

 

Anggota DPRD Sintang yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang satu, mencangkup kecamatan sintang kota ini juga menyampaikan bahwa kasus-kasus bullying di sekolah merupakan ancaman yang sangat serius bagi siswa-siswi dan guru di sekolah.

 

“Saya sangat prihatin terhadap kasus bullying yang terjadi di sekolah, ini sudah sangat merugikan para siswa dan guru,” kata politikus dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut.

 

Selnajutnya, Wakil ketua komisi D, di DPRD Sintang ini juga menjelaskan bahwa kasus bullying di sekolah dapat mengakibatkan dampak negatif bagi perkembangan Fisikologi anak. Seperti trauma psikologis bahkan dapat menurunkan rasa percaya diri pada siswa. “Kasus bullying di sekolah dapat mengakibatkan dampak negatif bagi para siswa, seperti trauma psikologis dan menurunnya kepercayaan diri,” Ujar Nya.

 

Maka dari itu, ia berharap agar pemerintah dapat meningkatkan pengawasan pada sekolah-sekolah untuk mencegah adanya kasus-kasus serupa di sekolah. “Pemerintah harus melakukan pengawasan yang ketat di sekolah agar kasus bullying di sekolah bisa diminimalisir. Untuk itu, pemerintah harus memberikan sanksi tegas pada siswa yang melakukan bullying dan mengambil langkah pencegahan yang berkesinambungan serta efektif,” pintanya.

 

Menjaga hubungan baik antara siswa dan guru, juga di sampaikan Welbertus, merupaakan langkah yang dapat di tempuh untuk mencegah kasus bullying di sekolah.  “Untuk menjaga hubungan baik antara siswa dan guru, serta memberikan pendidikan yang baik dan berkualitas untuk para siswa. Smua pihak harus saling bersinergi untuk mencegah adanya kasus bullying di sekolah demi kepentingan generasi masa depan,” ucapnya.

 

Welbertus berharap agar kasus-kasus bullying di sekolah yang sudah terjadi dapat segera diselesaikan secepatnya. Menurutnya dengan selesainya kasus tersebut maka baik siswa maupun guru dapat kembali menikmati rasa nyaman dan damai dalam proses belajar.

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0