Penanganan DBD, Komisi C Dorong Sinergisitas Dinkes dan Disdikbud

HomeParlemenSintang

Penanganan DBD, Komisi C Dorong Sinergisitas Dinkes dan Disdikbud

Sintang, RB – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang,  Senen Maryono mendorong agar Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Fraksi Golkar Setujui Raperda tentang APBD Sintang Tahun Anggaran 2024
Maksimalkan Potensi Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD
Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan Usulkan Sejumlah Pembangunan Infrastruktur dan jaringan PLN

Sintang, RB – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang,  Senen Maryono mendorong agar Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang dapat bersinergi dalam upaya penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kabupaten.

 

Bahkan menurut Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang satu, yang meliputi kecamatan sintang tersebut menyampaikan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan DBD. Namun demikian  Dinkes dan Disdikbud memiliki peran penting dalam hal ini, mengingat peran keduanya dalam menyediakan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, dan mengawasi aspek lingkungan yang sehat, terutama di lingkungan sekolah.

“Kami meminta Dinkes dan Disdikbud untuk bersinergi dalam upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Keduanya memiliki peran vital dalam memberikan informasi dan pendidikan kepada masyarakat serta mengawasi kebersihan lingkungan, terutama di sekitar sekolah.” Pinta Nya.

 

Pemerintah sintang merilis, hingga awal Oktober 2023, terdapat 412 kasus DBD di wilayah tersebut, dengan 8 kematian sebagai dampaknya.  Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kasus DBD ini juga terjadi di lingkungan sekolah dan lebih banyak menyerang anak-anak, sehingga kerja sama dengan Disdikbud menjadi sangat penting.

 

Kerja sama antara dinas kesehatan dan Dinas pendidikan kebudayaan di linkungan Pemerintah daerah kabupaten Sintang untuk penanganan DBD diharapkan dapat menghasilkan dan menekan penurunan jumlah kasus DBD di Kabupaten Sintang, Sehingga sinergisitas ini dapat berdampak positif yang signifikan terhadapa kesehatan masyarakat di wilayah pmerintah kabupaten Sintang.

 

“Melalui sinergi antara Dinkes dan Disdikbud dalam penanganan DBD, kami berharap jumlah kasus DBD di Sintang dapat dikendalikan. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang,” tambahnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1