Maryadi Ungkap Kecamatan yang Telah Membentuk Forum Anak

Home

Maryadi Ungkap Kecamatan yang Telah Membentuk Forum Anak

SINTANG, RB - Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi mengungkapkan bahwa dari 14 keca

Tekan Angka Kemiskinan di Sintang
Polsek Tempunak Bagikan Masker Pada Warga
Minta Camat, Kades/Lurah Tekan Kasus Stunting

SINTANG, RB – Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi mengungkapkan bahwa dari 14 kecamatan, baru 7 kecamatan yang sudah membentuk forum anak kecamatan.

Hal itu disampaikannya saat melaksanaan rapat koordinasi, kolaborasi dan sinkronisasi evaluasi Kabupaten Layak Anak dan Rencana Aksi Daerah Penyelenggaraan KLA Tahun 2023 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Senin, 6 November 2023.

“Sebanyak 7 Kecamatan sudah membentuk dan 7 kecamatan lainnya belum membentuk. Saya berharap semua kecamatan membentuk forum anak kecamatan,” ucap Maryadi.

Ia menjelaskan jika ada semua desa di sebuah kecamatan sudah menuju layak anak, maka kecamatan tersebut bisa deklarasi sebagai kecamatan menuju layak anak.

“Kami sangat berharap, di tahun akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sintang. Kabupaten Sintang bisa meraih penghargaan sebagai sebuah kabupaten menuju layak anak kategori madya bahkan nindya,” terang Maryadi.

Oleh sebab itu dia mengajak semua anggota satgas KLA untuk bekerjakeras mewujudkan itu.

“Ini pekerjaan lintas sektoral dan semua harus melakukan upaya untuk memenuhi hak dan melindungi anak. Semua tergantung pada apa yang kita buat,” jelas Maryadi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang Melkianus mendorong agar kecamatan, desa dan kelurahan bisa berlomba lomba mewujudkan diri sebagai kecamatan, desa dan kelurahan layak anak.

“Saya berharap evaluasi ini mampu memperbaiki kinerja kita. Perbaiki dan perkuat yang masih kurang, yang sudah bagus dilanjutkan. Sehingga 2024 kita bisa meraih penghargaan kabupaten menuju layak anak kategori madya,” kata Melkianus.

Ia menjelaskan penghargaan yang sudah diraih, bisa dijadikan cambuk untuk terus memberikan perlindungan dan hak anak.

“Untuk bisa naik dari pratama ke madya, diperlukan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan yang akurat dari semua pihak yang terlibat. Kita perlu keroyokan dalam memenuhi hak anak dan melindungi mereka,” pungkasnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0