Ketua DPRD Sintang: Perlu Alokasi Perbaika Infrastruktur Pada APBD 2024

HomeParlemenSintang

Ketua DPRD Sintang: Perlu Alokasi Perbaika Infrastruktur Pada APBD 2024

Sintang, RB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sintang, Florensius Ronny, Ketua DPRD menyampaikan bahwa APBD Tahun 2024 masih dalam proses pembaha

Komisi A DPRD Sintang Berharap MPP Berdampak Positif Bagi Pelayanan
Ketua Dewan Dukung Visi Misi Sebayu Wujudkan PKR
Dewan Ajak BUMN Berklaborasi Membangun Daerah

Sintang, RB – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sintang, Florensius Ronny, Ketua DPRD menyampaikan bahwa APBD Tahun 2024 masih dalam proses pembahasan di Dewan.

Namun demikian, Ronny menyampaikan bahwa perlunya alokasi anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Sintang, termasuk memajukan Kota Sintang melalui alokasi anggaran untuk jalan dalam kota, khususnya jalan lingkar Sungai Durian dari tugu jam menuju ke pasar sayur Masuka. Kamis,

 

Selain itu, dia menggarisbawahi pentingnya investasi di sektor pendidikan, ‘baik dalam sarana maupun prasarana seperti perpustakaan, ruang belajar, kelas, serta fasilitas WC”, Tranh Nya.

 

Dia berharap agar DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan perhatian khusus kepada sektor-sektor ini. Dia juga menekankan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan perlu dilakukan di banyak daerah, termasuk pedalaman seperti Ketungau Tengah, Hilir, Hulu, dan 14 kecamatan lainnya di kabupaten Sintang.

 

Selain itu, Ronny membahas upaya pengaspalan ruas jalan dari Jembatan Kapuas ke keraton. Dia berharap agar ini menjadi prioritas pada tahun 2024 setelah penimbunan dan persiapan selesai. “Penting bagi masyarakat di Menyumbung untuk membantu mengawasi pekerjaan tersebut ketika dikerjakan nanti. Karena proyek ini akan dianggarkan pada tahun 2024”, Ujar Ronny.

 

Dalam konteks perkebunan, DPRD Sintang berencana membentuk pansus untuk mengatasi masalah investasi terutama di sektor perkebunan kelapa sawit. Ronny menyoroti beberapa permasalahan, seperti kepemilikan lahan warga yang belum diserahkan kepada perusahaan meskipun telah masuk dalam kawasan HGU. Dia juga mencatat masalah terkait tenaga kerja dan CSR dari perusahaan. DPRD akan melakukan studi lebih lanjut dan mengundang pimpinan Fraksi untuk memahami masalah perusahaan yang dianggap bermasalah sehingga pansus dapat melakukan penyelidikan yang lebih tajam.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0