Kusnadi Dorong pemda Tangani DBD Di sintang

Home

Kusnadi Dorong pemda Tangani DBD Di sintang

Sintang, RB - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi  meminta pemerintah segera menindaklanjuti kasus Demam Berdarah

Melkianus Ingatkan Untuk Jaga Lingkungan Sejak Dini
Ketua Dewan Minta Kades Serap dan Akomodir Aspirasi Masyarakat Desa
Wabup Sintang Minta DAD Sintang Jalin Kemitraan Dengan Pemkab Sintang

Sintang, RB – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi  meminta pemerintah segera menindaklanjuti kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus meningkat di beberapa daerah di Kabupaten Sintang, diantaranya kasus DBD yang terjadi di Kecamatan Sepauk. Hal ini disampaikan oleh Kusnadi pada Selasa, 17 Oktober 2023 siang di kantor DPRD Sintang, Jalam M Saat, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang.

 

Politisi PKB ini menyatakan bahwa meningkatnya jumlah kasus DBD di beberapa kecamatan itu menjadi suatu perhatian serius bagi pemerintah mengingat Sepauk merupakan daerah tertinggi nomor dua kasus DBD setelah Kecamatan Sintang. “Kami sangat prihatin dengan situasi ini dan meminta pemerintah segera mengambil tindakan yang tepat dalam menangani kasus DBD,” ujarnya.

Kusnadi menekankan pentingnya melakukan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran DBD yang melibatkan berbagai elemen masyarak dan pemerintah serta instansi-instansi lainnya. “Langkah preventif harus dilakukan bersama-sama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau masyarakat saja,” imbuhnya.

 

Dari jumlah kasus tersebut didominasi oleh usia anak, sebab itu Kusnadi meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan dan sosialisasi tentang DBD kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap wabah. Pasalnya Masih banyak masyarakat pedalaman yang kurang memahami tentang cara pencegahan dan penanganan DBD, sehingga perlu adanya upaya lebih untuk meningkatkan pemahaman tersebut.

 

Kusnadi juga berharap, dengan adanya perhatian serius dari pemerintah dan juga partisipasi aktif masyarakat, maka penanggulangan kasus DBD dapat dilakukan secara efektif dan tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.

 

Namun demikian, Kusnadi juga mengapresiasi langkah-langkah Pemerimtah Daerah  yang sudah melakukan tindakan-tindakan pencegahan serta sosialisasi penanganan bagi bahaya DBD  ditengah tengah masyarakat. “Langkah yang sudah diambil cukup serius karena sudah dilaksanakan penyuluhan maupun reaksi langsung terkait dengan poging dan penanganan yang lain sehingga cukup baiklah untuk pemerintah daerah menangani DBD yang sedang mewabah sekarang”, Ucap Nya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0