Dinkes Sintang Dukung Inovasi Laporrama

Home

Dinkes Sintang Dukung Inovasi Laporrama

SINTANG, RB - Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang memberikan dukungan terhadap terobosan dan inovasi Laporrama yang diprakarsai oleh Sari Fipriyanti Kep

Desa Harus Jeli Susun APBDes
Mobil Pengangkut Beras Bantuan Jatuh ke Sungai
Dinas KBP3A Sintang Laksanakan Lokakarya Finalisasi Penyusunan Mekanisme dan Instrumen Monev Kinerja TPPS

SINTANG, RB – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang memberikan dukungan terhadap terobosan dan inovasi Laporrama yang diprakarsai oleh Sari Fipriyanti Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang.

Hal tersebut disampaikan oleh Beny Enos Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

“Kami sangat memberikan apresiasi dan memberikan dukungan Laporrama ini. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Sintang ini dalam hal pengurusan administrasi kependudukan adalah susahnya mengurus akte kelahiran dan akta kematian. Maka harapan kami dengan adanya Laporrama ini akan semakin mudah dan gratis,” ucap Beny Enos.

Ia mengatakan Dinas Kesehatan siap berkolaborasi dengan Dinas Dukcapil untuk mensukseskan Laporrama. Pihaknya siap mengarahkan jajaran di Puskesmas dan Pustu agar menjalankan kemitraan dan kolaborasi ini dengan baik.

“Jadi nanti masyarakat yang melahirkan di fasilitas kesehatan, petugas kesehatan kami akan bantu pengurusan akta kelahiran warga tersebut,” terang Beny Enos.

“Selama ini kan akta kelahiran, diurus ketika anak sudah mau sekolah. Nah, ke depan, lahir langsung dapat akta kelahiran. Kami juga siap mempromosikan Laporrama kepada warga,” tambahnya.

Ia berpesan kepada petugas di Puskesmas, Polindes, Pustu agar membantu Dinas Dukcapil. Kalau ada yang melahirkan, segera bantu warga tersebut mendapatkan akta lahir, KIA dan KK dengan cara menyampaikan data-data di WA yang sudah disiapkan.

“Orang Kabupaten Sintang yang melahirkan di pusat pelayanan kesehatan itu masih kecil sekali. Angkanya baru 68 persen saja sehingga IPM kita turun, karena IPM ini dihitung dan salah satu indikatornya adalah jumlah warga yang melahirkan di pusat pelayanan kesehatan,” jelas Beny Enos.

Oleh karena itu, Laporrama akan membantu mendorong warga mau melahirkan di pusat pelayanan kesehatan.

“Keuntunganya adalah mereka dapat akta lahir, KIA dan KK baru sekaligus data kita juga akan semakin baik dalam hal jumlah warga yang melahirkan di fasilitas kesehatan dan IPM kita juga akan meningkat,” tukas Beny Enos.

(RILIS KOMINFO SINTANG)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0