Bupati Sintang: 58 Persen Desa Masih Gelap Gulita

Home

Bupati Sintang: 58 Persen Desa Masih Gelap Gulita

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa dirinya berharap bantuan dari Gubernur Kalimantan Barat untuk dapat membantu listrik masuk

Banyak Persoalan Yang Terjadi Di Masyarakat Terhadap Perkebunan
Lim Hie Soen: Dampak Positif Kenzo Bar and Resto bagi Industri Kuliner Lokal
Penjelasan Disnakertrans Terkait UMK Sintang

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa dirinya berharap bantuan dari Gubernur Kalimantan Barat untuk dapat membantu listrik masuk ke Desa. Sebab menurutnya di Kabupaten Sintang saat ini masih banyak desa yang belum terjangkau listrik.

Hal tersebut ia sampaikan saat penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sintang tahun 2023 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 di Gedung Pancasila Sintang. Selasa (14/03/2023).

“Untuk infrastruktur, mudah-mudahan kita bisa ke Senaning bisa tembus lewat Pintas Keladan. Hanya listrik, 58 persen desa masih gelap gulita,” terangnya.

“Ini lagi minta bantuan dari gubernur untuk menambahkannya, tahun ini kita usaha 50 desa-desa bisa terang. Kita juga dapat SK hutan adat dari Presiden. Jadi hutan kita jaga supaya masyarakat bahagia hidup di hutan mereka,” katanya.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan pujian atas progress pembangunan di Sintang. Menurutnya proses pembangunan di Sintang di beberapa bidang mencapai hasil yang baik. dirinya juga menegaskan bahwa dalam pembangunan data merupakan hal yang sangat penting.

“RPJMD akan sulit terimplementasi jika datanya saja tidak valid. Kemudian yang ke dua, kuncinya ada di anggaran. Maka buatlah program untuk memvalidasi data juga supaya bisa membuat program kerja yang baik dan efektif serta efisien dalam mengalokasikan anggaran,” katanya.

Dalam penyampaiannya, Sutarmidji berharap agar Kabupaten Sintang akan semakin maju dan berpacu dalam memperbaiki indeks pembangunan manusia.

“Yang perlu diperhatikan oleh Pemkab Sintang itu Capaian MCP (Monitoring Center for Prevention) di area intervensi KPKK. Khususnya dalam bidang Penyusunan APBD, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN dan pajak daerah, serta BMD,” jelasnya.

 

Sumber: Rilis Prokopim Sintang

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 3