Bupati Sintang: Hadapi Purna Tugas Dengan Bahagia

Home

Bupati Sintang: Hadapi Purna Tugas Dengan Bahagia

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan

Wabup Minta Prioritaskan Pendidikan Pada Musrenbang Kelam Permai
Guru Miliki Pengaruh Besar Perubahan Karakteristik Peserta Didik
Fraksi Hanura Minta Penjelasan Target Pendapatan Bagi Hasil Sawit

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang akan memasuki purna tugas pada tahun 2024 di Gedung Pancasila, Kabupaten Sintang. Kamis (09/03/2023).

Dalam arahan nya, Jarot Winarno menyampaikan bahwa purna tugas haruslah dihadapi dengan rasa bahagia. Menurutnya, purna tugas bukan merupakan akhir dari sebuah pengabdian.

“Purna tugas bapak dan ibu semua bukanlah akhir dari pengabdian. Tapi, purna tugas justru merupakan awal dari pengabdian bapak ibu kepada masyarakat. Anda bisa aktif organisasi sosial masyarakat,” jelasnya.

“Jadi, setelah purna tugas bapak ibu haruslah bahagia. Karena bahagia itu kuncinya ketika kita sudah purna tugas,” ucapnya.

Selain itu Jarot juga berpesan agar PNS yang akan purna tugas dapat melakukan hal-hal yang positif setelah purna tugas. Ia mengingatkan agar tidak takut dalam menghadapi purna tugas.

“Jangan takut purna tugas, kalau sudah purna tugas lakukanlah kegiatan positif. Purna tugas tanpa masalah adalah milik kita bersama. Purna tugas tanpa masalah kita bisa menikmati dunia masing-masing,” pesannya.

“Mau berkebun silahkan, berkebun sawi, cabe, kopi, dan sebagainya. Jangan takut purna tugas, purna tugas itu enak. Bahagianya purna tugas tanpa masalah,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, Witarso menyampaikan bahwa pada kegiatan Pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil ini yang akan memasuki masa purna tugas di tahun 2023 paling banyak adalah dari fungsional pendidikan.

Witarso mengatakan PNS yang ada di instansi Fungsional pendidikan sebanyak 136 orang.

“Untuk PNS yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi Pemerintahan berjumlah 87 orang, Fungsional Pendidikan sebanyak 136 orang, Fungsional Kesehatan sebanyak 3 orang, dan pada OPD juga ada pejabat Eselon 2 yang purna tugas sebanyak 3 orang,” jelasnya.

“Pembekalan ini diisi narasumber dari Pejabat PT. Taspen Pontianak, dokter spesialis penyakit dalam Kabupaten Sintang, dan Psikologi,” jelasnya.

 

Sumber: Rilis Prokopim Sintang

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0