Imbau Warga Tetap Waspada Penyakit yang Muncul Saat Banjir

Home

Imbau Warga Tetap Waspada Penyakit yang Muncul Saat Banjir

SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ghulam Raziq mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, termasuk kepada

Kesbangpol Sintang Siap Sukseskan Pemilu 2024
Total Pelamar P3K 2 Ribuan Orang
Infrastruktur Jalan Masih Jadi PR Pemerintah

SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ghulam Raziq mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, termasuk kepada keluarganya yang masih kecil.

Mengingat musibah banjir masih melanda sebagian wilayah Kecamatan Sintang.

“Kita mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya. Terutama bagi warga yang memiliki anak kecil yang tinggal di kawasan yang sudah terdampak banjir, kata Ghulam Raziq kepada Radarborneo.id ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang,” Jumat (11/11/2022).

Imbauan yang disampaikannya tersebut, bukan tanpa alasan. Sebab sejauh dari pantauannya, apabila air naik dan pemukiman warga mulai terendam, terlihat banyak anak-anak yang suka bermain dan mandi di air.

Tentunya hal tersebut, kata Ghulam Raziq, membuat kekhawatiran kita bersama, terutama pada sisi kesehatan. “Pastinya kita tidak tahu apakah air banjir itu sehat. Dan yang menjadi kekhawatiran kita lagi adalah berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang anak-anak kita,” ujar Ghulam Raziq.

Kendati demikian, Ghulam Raziq mengimbau kepada orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya yang masih kecil. “Imbauan kita ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya,” kata Ghulam Raziq.

Sisi lainnya lagi, Ghulam Raziq juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap korsleting arus listrik di saat banjir.

“Kami harap masyarakat selalu mengecek kondisi kabel jaringan listriknya, siapa tahu ada arus listrik yang bocor, sehingga bisa memicu korsleting dan korban jiwa kalau tidak hati-hati,” ujar Ghulan Raziq menyarankan.

Seperti diketahui, musibah banjir yang melanda Kabupaten Sintang sejak Oktober 2022 hingga saat ini sejumlah kawasan permukiman penduduk, khususnya di kawasan bantaran sungai masih terdampak banjir. Penyebabnya adalah luapan air Sungai Kapuas dan Melawi ditambah dengan curah hujan dengan intensitas tinggi yang masih berlangsung. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0