Dewan Nilai OP Belum Optimal untuk Tekan Inflasi Daerah

Home

Dewan Nilai OP Belum Optimal untuk Tekan Inflasi Daerah

SINTANG - Setakat ini, pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop UKM) Sintang gencar melakukan operasi p

Bupati Sintang Tinjau Rencana Renovasi Taman Bungur Sintang
Listrik Masih Menjadi Masalah yang Serius di Sintang
Ditargetkan 175.429.222.000 , Fraksi PDIP dorong Peningkatan PAD Sintang

SINTANG – Setakat ini, pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop UKM) Sintang gencar melakukan operasi pasar atau OP di sejumlah titik kabupaten ini.

Operasi pasar atau OP yang dilakukan ini sebagai upaya pemerintah mengendalikan dan menekan laju inflasi akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu.

Walau demikian, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Billy Welsan menilai operasi pasar atau OP yang dilakukan masih belum maksimal dan optimal.

Karenanya, Politkus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, menyarankan agar pemerintah daerah melalui DisperindagKop UKM mengoptimalkan berbagai program dan terobosan untuk membantu menekan laju inflasi di kabupaten ini.

Sebab, kata Billy Welsan, kenaikan sejumlah komoditi kebutuhan pokok di kabupaten yang berjuluk “Bumi Senentang” ini disinyalir tidak merata. Pasalnya masih ada sejumlah pedagang yang mampu menjual dengan harga rendah dan mengaku tetap mendapatkan keuntungan.

Olehkarenanya, Billy Welsan mengimbau kepada semua pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga secara sepihak atau menimbun sembako apalagi mengambil kesempatan di tengah-tengah keadaan ekonomi yang masih sulit sekarang ini.

“Salah satu penyumbang angka inflasi di daerah kita ini adalah tingginya ketergantungan bahan pangan dari luar daerah. Banyaknya barang yang masuk dari luar daerah menyebabkan harga naik, karena ketersediaan barang yang tidak sepadan dengan tingginya permintaan,” ungkap Billy Welsan kepada Radarborneo.id baru-baru ini.

“Kita lihat cabe, bawang merah, telur ayam, bawang putih yang masuk ke daerah kita berasal dari luar daerah. Maka dari itu kami mengajak semua pihak terkait untuk mengambil peran, bagaimana daerah kita bisa berperan aktif, sehingga daerah kita tidak lagi ketergantungan dengan daerah lain,” pungkas Billy Welsan, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang 1 ini. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0