Tanamkan Cinta Lingkungan dan Alam

Home

Tanamkan Cinta Lingkungan dan Alam

SINTANG – Tidak bisa dipungkiri, bahwa seiring berkembangnya zaman seperti saat ini, kemampuan manusia untuk memiliki sikap cinta lingkungan dan alam

Anastasia: Pemuda Harus jadi Corong Pembangunan Daarah
Kusnadi Dorong pemda Tangani DBD Di sintang
Kapolda Minta Polres Sintang Tindak Tegas Pelanggar Prokes

SINTANG – Tidak bisa dipungkiri, bahwa seiring berkembangnya zaman seperti saat ini, kemampuan manusia untuk memiliki sikap cinta lingkungan dan alam dinilai juga semakin berkurang.

Hal itu pula mengakibatkan semakin hari semakin banyak permasalahan lingkungan yang harus dihadapi manusia. Baik itu mulai dari bencana alam sampai bencana yang muncul akibat kelalaian manusia sendiri.

Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jhon Xifli mengatakan, bahwa persoalan tersebut mejadi tanggung jawab bersama. Maka dari itu, untuk menciptakan cinta terhadap lingkungan dan alam harus ditanamkan sejak dini.

“Didik anak-anak kita sejak dini untuk cinta terhadap alam dan lingkungannya. Dengan begitu diharapkan akan tertanam dibenaknya untuk mencintai alam ini hingga mereka dewasa nanti,” ujar Jhon Xifli belum lama ini

Jika sejak kecil sudah ditanamkan sikap untuk berempati terhadap lingkungan sekitar, kata Tuah bukan tidak mungkin saat dewasa mereka akan turut serta dalam menyelamatkan lingkungan yang sebelumnya gagal diselamatkan karena kelalaian dan ketidakpedulian orang-orang sebelumnya.

“Salah satu contohnya dengan membuang sampah ditempatnya. Kegiatan yang sepele akan tetapi kalau tidak diajarkan sejak dini akan berakibat tidak baik kedepannya. Anak-anak usia dini itu ibaratnya seperti kertas putih yang kosong dan tidak berisi. Jika sejak kecil mereka sudah diajari hal-hal yang baik, ketika tumbuh dewasa maka akan menjadi seseorang yang bermanfaat,” tuturnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menuturkan, rendahnya kecintaan terhadap lingkungan, karena manusia masa kini lebih mementingkan perkembangan teknologi dan kebudayaan modern, daripada berpikir tentang bagaimana cara mencegah banjir dan tanah longsor. Padahal menjaga alam dan lingkungan merupakan tanggun jawab bersama.

“Kita itu semua sama, berkewajiban untuk menjaga lingkungan ini supaya anak cucu nanti masih bisa melihat langit biru yang cerah dan hamparan hijau hutan yang indah. Meskipun kelihatannya sepele, tapi memiliki empati terhadap lingkungan sekitar merupakan kemampuan yang harus dimiliki setiap orang,” tutupnya. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0