Sulit Dapatkan Air Bersih

Home

Sulit Dapatkan Air Bersih

SINTANG - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mengungkapkan bahwa masyarakat di Kacamatan Kayan Hilir dan

Ditargetkan 175.429.222.000 , Fraksi PDIP dorong Peningkatan PAD Sintang
Pemerataan Pendidikan dan Kesehatan Masih Belum Mampu Dicapai
Kelola Dana BOS dengan Baik, Sandan: Jangan Diselwengkan!

SINTANG – Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mengungkapkan bahwa masyarakat di Kacamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu Kabupaten Sintang terutama di wilayah pinggiran sungai, kesulitan mendapat sumber air bersih.

“Kebutuhan akan air bersih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat di wilayah Kayan. Masyarakat mengharapkan pembangunan sarana air bersih. Saat ini warga sulit mendapatkan air bersih karena sungai di wilayah setempat tidak layak konsumsi,” kata Santosa.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan bahwa persoalan air sungai setempat yang telah tercemar dan tidak dapat untuk digunakan, apalagi untuk dikonsumsi warga.

“Semua masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai rata-rata terdampak. Karena air sungai yang sangat keruh dan tidak layak. Jangankan untuk dikonsumsi, buat mandi cuci kakus atau MCK, tidak layak,” ungkapnya.

Santosa menilai, kebutuhan akan air bersih mutlak diperlukan warga karena sangat berpengaruh pada kesehatan. Ketersediaan air bersih yang layak konsumsi tentunya akan membuat masyarakat semakin sehat dan terhidar dari penyakit.

“Konsumsi air yang tidak layak tentunya bisa mengakibatkan penyakit. Makanya kita berharap sarana air bersih bisa direalisasikan warga. Kita paham pemerintah mengalami keterbatasan akibat dampak pandemi Covid-19. Namun kita tetap berharap pembangunan sarana air bersih bisa menjadi skala prioritas pembangunan di Kabupaten Sintang,” harap Politisi yang sangat dekat dengan masyarakat ini.

Selain itu, Ia juga memastikan, keluhan masyarakat tentunya akan disampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sintang. Agar dianggarkan segera dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) untuk mengatasi keluhan utama masyarakat di daerah Kayan.

“Selaku Wakil rakyat kami akan terus menyuarakan serta menyampaikan kepada pemerintah agar segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan usulan masyarakat bisa direalisasikan dalam APBD Sintang,” tukasnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0