Rumah Dinas Guru Memprihatinkan

Home

Rumah Dinas Guru Memprihatinkan

SINTANG – Keberadaan rumah dinas guru yang berada di daerah pedalaman dan perbatasan di Kabupaten Sintang dianggap sangat memprihatinkan. Karena banya

Sinergitas Bersama Dinilai Mampu Tekan Masalah Narkoba
Ketua DPRD Ajak Masyarakat Sintang Bersama-Sama Cegah DBD
Kadis Kominfo Ungkap Program BTS Terkendala Lokasi dan Mobilisasi

SINTANG – Keberadaan rumah dinas guru yang berada di daerah pedalaman dan perbatasan di Kabupaten Sintang dianggap sangat memprihatinkan. Karena banyak terdapat kekurangan rumah dinas tersebut. Bahkan yang ada pun sudah tidak layak huni.

Hal itu diakui oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus. Ia menilai, persoalan tersebut pula yang menjadi salah satu dasar guru enggan mengajar di daerah pedalaman dan perbatasan sana.

“Salah satu faktor minimnya guru di daerah pedalaman dan perbatasan karena kurangnya ketersediaan rumah dinas. Kalau pun ada, rumah dinas tersebut sudah tidak layak huni,” ujar Nikodemus beberapa waktu lalu.

Tentu persoalan ini kata Nikodemus harus menjadi perhatian serius. Karena ini menyangkut mutu pendidikan di Kabupaten Sintang. Menurutnya, bagaimana pendidikan bisa merata kalau kondisi seperti ini tidak ditangani dengan segera mungkin.

“Tentu persoalan seperti ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan kita. Bagaiaman mutu pendidikan kita mau maju, kalau persoalan seperti ini dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Diakui Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, bahwa keluhan yang kerab disampaikan guru-guru selama ini rata-rata sama, yakni terkait rumah dinas tersebut. Sehingga itu yang menjadi alasan kuat mereka tidak mau dipindahkan ke daerah-daerah perbatasan dan pedalaman sana.

“Akhirnya yang terjadi guru menumpuk di kota saja. Hal tersebutlah yang membuat terjadinya kesenjangan pendidikan antara daerah perkotaan dan pedalaman. Tentu hal ini sangat kita sayangkan sekali,” tuturnya.

Maka dari itu, ia mendorong agar pemerintah dapat memenuhi sarana sdan prasarana tersebut. Kalau itu sudah terpenuhi, diyakininya tidak ada lagi alasan guru untuk tidak mau mengajar di daerah pedalaman dan perbatasan sana.

“Tentu pihak kita di dewan juga tidak tinggal diam. Kita akan berusaha agar persoalan ini segera teratasi, kita akan berjuang sesuai dengan tupoksi kita. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, marilah kita bersama-sama membangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah kita ini dengan mutu pendidikan yang layak,”pungkasnya. (*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0